JEMBATANI KOMUNIKASI ENERGI, ITPLN GELAR ENERGY COMMUNICATION FORUM 2026 – JAKARTA – Institut Teknologi PLN (ITPLN) melalui Sekolah Pascasarjana berkolaborasi dengan PLN MCTN sukses menyelenggarakan Energy Communication Forum 2026 pada Kamis (18/6/2026). Mengangkat tema sentral “Dari Data Teknik Menjadi Narasi Publik”, forum ini digelar di Auditorium Transisi Energi, Lantai 12 Menara PLN, Kampus ITPLN, Jakarta Barat, mulai pukul 09.00 hingga 12.00 WIB.
Acara strategis ini diinisiasi sebagai wadah pengingat sekaligus berbagi ilmu (knowledge sharing) dari para pakar lintas industri. Tujuannya adalah mengolah formula komunikasi dan menerjemahkan bahasa teknik ketenagalistrikan yang rumit serta kaku agar lebih mudah dipahami oleh seluruh lapisan masyarakat luas.
Acara dibuka dengan opening speech oleh Junaidi Abdi selaku Direktur Utama PT PLN MCTN, dilanjutkan dengan welcoming speech dari Rektor ITPLN, Prof. Dr. Ir. Iwa Garniwa M.K, M.T., IPU., ASEAN Eng., APEC Eng.
Dalam sambutannya, Rektor ITPLN menegaskan bahwa topik yang diangkat dalam seminar dan forum komunikasi ini memiliki urgensi yang penting bagi masa depan industri energi nasional.
“Sebagai institusi pendidikan yang menjadi wadah utama dalam membentuk talenta-talenta terbaik di bidang ketenagalistrikan, ITPLN memiliki tanggung jawab besar. Kita tidak hanya dituntut melahirkan inovasi teknis, tetapi juga harus mampu mengkomunikasikan bahasa-bahasa teknis tersebut secara efektif kepada lingkungan sekitar dan masyarakat umum,” ujar Prof. Iwa Garniwa.
Turut hadir dalam acara ini jajaran manajemen ITPLN, di antaranya Wakil Rektor III Ir. Purnomo, ST., MT, Direktur Sekolah Pascasarjana Dr. Ir. Luqman, ST., M.Kom, IPM., ASEAN Eng, para Kepala Program Studi Sekolah Pascasarjana, hingga mahasiswa program sarjana (S1) dan pascasarjana (S2).
Dipandu oleh Rizky Sri Utami (Officer Komunikasi Korporat PLN MCTN) selaku MC dan Moderator, forum ini dikemas dalam bentuk talk show interaktif yang menghadirkan tiga narasumber ahli dari sudut pandang akademisi, korporasi, serta media massa.
Dr. Zainal Arifin selaku Director of Energy Transition Centre ITPLN selaku narasumber pertama yang mengulas topik dari perspektif teknik dan akademisi. Melalui materi bertajuk “Menerjemahkan Data Teknik Menjadi Narasi yang Mudah Dipahami Publik”, beliau membedah strategi menyederhanakan data riset transisi energi yang padat angka. Menurutnya, visualisasi yang tepat dan penggunaan analogi sederhana sangat krusial agar audiens awam dapat menangkap pesan inti tanpa mengurangi substansi ilmiah dari data tersebut.
Selanjutnya, diskusi bergeser pada perspektif komunikasi perusahaan yang disampaikan oleh Gregorius Adi Trianto selaku EVP Corporate Communication & CSR PT PLN (Persero) yang menekankan pentingnya kecepatan dan ketepatan informasi. Di era digital, kemampuan humas dalam menerjemahkan aspek teknis operasional saat terjadi dinamika lapangan menjadi kunci utama dalam menjembatani pemahaman informasi sekaligus menjaga kepercayaan publik terhadap perusahaan.
Narasumber lainnya meeakili perpektif media adalah Laksono Hari Wiwoho selaku Managing Editor Video & Digital Distribution Kompas.com yang membedah sudut pandang jurnalis dan media massa. Mengupas tentang “Apa yang Dicari Media? Mengubah Informasi Teknik Menjadi Berita yang Menarik dan Kredibel”, ia mengulas tentang pentingnya nilai berita (news value) dan kedekatan isu (proximity). Isu teknologi energi yang rumit harus mampu dikemas secara humanis dan relevan dengan kehidupan sehari-hari agar menarik minat meja redaksi serta pembaca luas.
Setelah pemaparan materi dari ketiga narasumber, agenda dilanjutkan dengan sesi diskusi dan tanya jawab (Q&A). Para peserta, khususnya kalangan mahasiswa baik sarjana maupun pascasarjana, tampak sangat antusias mengajukan pertanyaan kritis mengenai tantangan perusahaan dalam menerjemahkan bahasa teknik menjadi narasi publik serta transisi energi global dan bagaimana menyuarakan isu-isu keberlanjutan lingkungan secara masif.
Melalui diskusi ady pandangan antara akademisi, korporasi, dan media dalam Energy Communication Forum 2026 ini, diharapkan informasi mengenai perkembangan infrastruktur ketenagalistrikan dan transisi energi di Indonesia ke depan dapat tersampaikan secara transparan, edukatif, dan inklusif.