JAKARTA – Pengukuhan 47 Insinyur Baru ITPLN: PII Tekankan Peran Vital di Sektor Energi dan Pembangunan Peradaban – Peran seorang insinyur kini telah berevolusi. Tidak lagi sekadar merancang dan membangun infrastruktur fisik, insinyur masa kini memikul tanggung jawab besar untuk membangun kehidupan dan peradaban bangsa.
Pesan penting ini menjadi sorotan utama dalam acara pengukuhan dan pengambilan sumpah 47 insinyur baru lulusan Program Studi Program Profesi Insinyur (PSPPI) Institut Teknologi PLN (ITPLN) yang berlangsung di kampus ITPLN pada Jumat, 22 Mei 2026.
Selain peserta turut hadir pula Sekretaris Jenderal Persatuan Insinyur Indonesia (PII), Dr. Ir. Teguh Haryono, MBA., IPU., ACPE., ASEAN Eng., APEC Eng., Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan Ir. Purnomo, ST., MT, Wakil Rektor IV Bidang Pengembangan Usaha Strategis, Dr. Ir. M. Ahsin Sidqi, M.M., IPU., ASEAN. Eng., QRGP, Direktur Sekolah Pascasarjana, Dr. Ir. Luqman, ST., M.Kom., IPM., ASEAN.Eng., Kepala PSPPI Ir. H. Muhamad Habibi, M.Si, M.Kom, IPU, ASEAN Eng, CPM, beserta manajemen ITPLN dan keluarga pendamping dari peserta.
Teguh menyoroti urgensi kehadiran insinyur profesional di tengah meningkatnya kebutuhan energi nasional. Menurutnya, “sektor energi memerlukan penanganan dari tenaga ahli yang tersertifikasi dan menjunjung tinggi etika profesi.” Jelasnya.
Beberapa poin utama yang ditekankan oleh perwakilan PII kepada para lulusan Lulusan PSPPI ITPLN diharapkan tidak sekadar mengikuti arus perkembangan industri energi, melainkan tampil sebagai inisiator dan penggerak utama inovasi, PII terus mendorong kolaborasi aktif antara insinyur, PT PLN (Persero), Kementerian ESDM, hingga instansi seperti Danantara untuk mempercepat pembangunan nasional, dan juga Profesi keinsinyuran adalah tentang menciptakan peradaban jangka panjang yang kelak akan dinikmati oleh generasi mendatang.
Bapak Teguh juga menambahkan bahwa ITPLN merupakan salah satu dari 59 perguruan tinggi mitra PII yang sangat diandalkan dalam mencetak sumber daya manusia unggul, khususnya di bidang energi dan ketenagalistrikan.
Dalam kesempatan yang sama, Wakil Rektor IV Bidang Pengembangan Usaha Strategis ITPLN, Dr. Ir. M Ahsin Sidqi menegaskan arah pendidikan profesi di ITPLN. Program ini didesain agar para lulusan mampu memberikan dampak positif yang nyata bagi masyarakat luas.
Untuk mencapai visi Indonesia Emas 2045, lulusan PSPPI ITPLN dibekali dengan perpaduan kompetensi yang komprehensif, meliputi Keahlian teknis yang mumpuni, Rasa cinta tanah air dan komitmen kebangsaan, Penerapan nilai-nilai kemanusiaan dalam setiap proyek pembangunan.
Dr. Ir. Ahsin menegaskan bahwa para lulusan sejatinya sudah memiliki pengalaman profesional. Sertifikat kompetensi yang terdaftar di negara berfungsi untuk memperkuat validitas dan perlindungan hukum bagi profesi mereka saat berada di garis depan pembangunan.
Melengkapi rangkaian pesan inspiratif dalam acara pengukuhan tersebut, Direktur Sekolah Pascasarjana ITPLN, Dr. Ir. Luqman turut hadir memberikan apresiasi serta arahan khusus kepada para peserta.
Ia mengingatkan dalam sambutannya bahwa kecerdasan teknis harus selalu berjalan beriringan dengan moral yang baik.
“Selamat atas pengukuhan para insinyur baru. Dan diharapkan kepada seluruh lulusan agar senantiasa menjaga integritas yang tinggi dan terus mengedepankan adab keinsinyuran di mana pun Anda berkarya,” tegas Dr. Ir. Luqman.
Dengan dikukuhkannya 47 insinyur baru ini, ITPLN kembali membuktikan komitmennya dalam memperkuat ekosistem ketenagalistrikan nasional melalui penyediaan tenaga ahli yang tidak hanya kompeten secara teknis, tetapi juga berintegritas dan berwawasan masa depan.