Dalam upaya mendukung digitalisasi pendidikan di tingkat sekolah menengah, tim Dosen Sekolah Pascasarjana dan Dosen Fakultas Telematika Energi menyelenggarakan program penguatan kompetensi digital bagi tenaga pendidik di MA Annida Al-Islamy, Jakarta Barat. Kegiatan yang berlangsung pada 6–8 Januari 2026 ini difokuskan pada persiapan atau pelatihan sertifikasi internasional Microsoft Office Specialist (MOS).
Program ini dilatarbelakangi oleh temuan tim di lapangan mengenai penggunaan perangkat lunak perkantoran yang masih bersifat dasar di kalangan guru. Padahal, penguasaan fitur lanjutan pada aplikasi seperti Microsoft Word, Excel, dan PowerPoint sangat dibutuhkan untuk efisiensi administrasi sekolah dan inovasi media pembelajaran.
Acara ini dikawal oleh Dr. Ir. Luqman., ST., M.Kom., IPU., ASEAN.Eng (S2 Ilmu Komputer), Rakhmadi Irfansyah Putra, S.Kom., MMSI (FTEN), Hendra Jatnika, S.KOM., M.KOM (FTEN), Yudhi Setyo Purwanto, M.M., M.Hum (FTEN), beserta Ocha Nia Martcya Situmorang, M. Rafif Soniansyah, Fakhri Faros selaku mahasiswa dari Information Technology Certification Center / FTEN
Berbeda dengan kursus komputer umum, pelatihan ini menggunakan metode hands-on workshop yang dipersonalisasi. Sebanyak 15 peserta yang terdiri dari guru dan staf administrasi diberikan kebebasan untuk memilih fokus materi sesuai dengan beban kerja harian mereka. “Kami ingin memastikan bahwa intervensi yang diberikan benar-benar praktis dan relevan dengan tantangan harian yang dihadapi para guru,” tulis tim pelatih dalam laporannya.
Berdasarkan pilihan peserta, distribusi fokus pelatihan terbagi menjadi:
Hasil evaluasi menunjukkan respons yang positif dari para peserta. Rata-rata persepsi peningkatan kompetensi mencapai angka 92,4%. Selain itu, lebih dari 85% tantangan teknis dalam sesi tanya jawab berhasil dijawab dengan tepat oleh peserta, menandakan penyerapan materi yang efektif selama lokakarya.
Sebagai bentuk pengakuan atas partisipasi dan peningkatan keahlian mereka, para guru peserta pelatihan akan mendapatkan sertifikat yang menjadi bukti kesiapan mereka sebelum nantinya mengikuti ujian sertifikasi internasional yang sesungguhnya.
Untuk mendukung pembelajaran mandiri setelah program berakhir, tim pengabdian juga telah menyerahkan luaran berupa modul digital dan rangkaian video tutorial. Melalui kolaborasi ini, Sekolah Pasca Sarjana IT PLN berharap dapat meletakkan fondasi transformasi digital yang berkelanjutan bagi institusi pendidikan mitra di wilayah Jakarta Barat.